Home » Celoteh » Bisnis Agen Sembako, Modal Besar Untung Sedikit

Bisnis Agen Sembako, Modal Besar Untung Sedikit

Pernah ada yang punya rencana membuka bisnis agen sembako?, saya mau share sedikit tentang bisnis yang satu ini, bisnis sembako ini adalah bisnis yang membutuhkan modal besar namun keuntungan yang diperoleh tidaklah banyak, memang banyak atau tidaknya keuntungan adalah suatu hal yang relatif, namun jumlah keuntungan yang saya maksud adalah bukan total dari seluruh keuntungan penjualan barang, melainkan total keuntungan tiap-tiap barang.

Untuk membuka bisnis agen sembako kita perlu membeli barang secara partai besar, dan barang yang kita beli dengan partai besar itu kita ecer kembali dengan satuan karton, renceng dsb, dan yang pasti bukan satuan barang. Untuk ilustrasi silahkan lihat simulasi dibawah ini, simulasi ini menggunakan harga real pada saat artikel ini dibuat:

1. Untuk membuka toko sembako, kita akan membeli barang dengan partai besar, misalnya kita membeli barang merk “teh arinda” di distributor besarnya, dan dari distributor itu kita memperoleh harga Rp9000 per kartonnya (isi 24 teh arinda) untuk pemesanan diatas 100 karton, dan harga 9500 perkartonnya untuk pemesanan teh arinda di bawah 100 karton.

2. Harga jual kembali yang biasanya kita gunakan adalah berkisar Rp9500-Rp10000 perkarton, misalnya saja kita membeli 100 karton, pastilah kita perlu gudang untuk menyimpan barang-barang tersebut, dan kita hanya memperoleh keuntungan Rp500 perkarton dan keuntungan tiap 100 kartonnya adalah sebesar = Rp500 x 100 karton = Rp50000, berarti omset (misalnya kita ambil harga yang Rp9500) adalah = Rp 9500 x 100 barang = Rp950000.

Jadi, seandainya anda mendengar omset berbisnis agen sembako sebesar Rp1000.000 per hari, berarti keuntungan yang diperoleh kurang lebih Rp50.000 per hari. Nah, itulah gambaran tentang bisnis sembako, namun jangan dikira bisnis sembako itu tidak bisa untung banyak, memang keuntungan tiap karton barang kecil, namun keuntungan juga masih bisa berlipat jika saja pedagang eceran yang belanja di tempat anda juga banyak.

Tidak jarang juga lho saya mendengar omset penjualan barang di agen sembako mencapai Rp10.000.000 per hari, jika omsetnya sebesar itu maka keuntungan yang diperoleh -/+ sebesar Rp500.000. Makanya itu, untuk membuka bisnis agen sembako diperlukan modal yang besar dan juga tempat yang besar, kalau bisa kita pastikan terlebih dahulu barang apa yang paling laku di pasaran, dan barang tersebut dapat kita stock lebih banyak, sehingga mengurangi sempitnya tempat persediaan dan juga cashflow (aliran dana) akan mengalir lebih cepat.

Nah, dengan pengetahuan tentang bisnis sembako yang saya jabarkan diatas, silahkan anda eksplorasi sendiri bagaimana tips untuk sukses berbisnis menjadi agen sembako, dan yang harus kita perhatikan juga lokasinya untuk berdagang.

Semoga artikel ini berguna.





Tag:agen sembako, bisnis sembako, Bisnis agen sembako, distributor sembako, bisnis distributor sembako, agen besar sembako, tentang bisnis

commentscomments

  1. enaknya buka toko apa ya yang untung gede? sembako kecil..gimana kalo …toko tuyul…he he.. :hammer

    [Reply]

    admin Reply:

    buka toko amazon/clickbank

    [Reply]

  2. Wuah mbak, itu kan ngitungnya satu jenis barang dagangan. Ya untung memang kecil, tapi ingat faktor kali. Yang embak tulis 1 jenis barang Rp.50rb. Coba embak kalikan dengan 1000 item produk. Berapa embak hasilnya?

    Jualan mobil juga kalo lakunya setahun cuma 1 mobil tetap aja kehitungnya kecil mbak e

    [Reply]

    admin Reply:

    ya kan dalam 1 hari juga gak akan ada yang beli 1 item 100 karton :), hitungan 100 karton itu hanya gambaran (coba di mengerti lagi), lagian kalo ada 1000 item berapa luas ruangan yang diperlukan?

    [Reply]

  3. afif says:

    wah…makasih y tipsnya bagus banget kbetulan saya juga pengusaha sembako walau belom jadi agen

    [Reply]

  4. cute says:

    bisnis tobs yah usaha yang gede

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons